+++ ARJUNA +++: bahaya dari auto run
SELAMAT DATANG DI BLOGKU " ARJUNA"

tulisan arjun

Jumat, 27 Januari 2012

bahaya dari auto run

Flashdisk adalah sumber utama penyebaran virus di Indonesia, sebagian besar kasus infeksi virus di Indonesia berasal dari pertukaran flashdisk dari satu komputer dengan komputer lainnya. Jadi, kalau kita mampu menjaga agar flashdisk tidak terinfeksi virus dari komputer lain maka tentunya komputer kita akan aman dan tidak akan sekali-kali terinfeksi virus. Suatu hal yang sangat fatal adalah kalau komputer kita terinfeksi virus impor (seperti conficker, sality, alman, dll). Berbeda kalau komputer terinfeksi virus lokal yang SEMUANYA mudah dibersihkan, virus impor akan sangat sulit dibersihkan, walaupun bisa dibersihkan tapi tetap saja akan meninggalkan bekas yang merusak.

Jadi, SOLUSI terbaik untuk masalah ini hanya satu, yaitu pencegahan. Hampir semua Virus Lokal & Impor sekarang memanfaatkan flashdisk sebagai sarana penyebarannya, tepatnya dengan membuat file autorun.inf yang diinfeksikan ke flashdisk. Sehingga kalau kita membuka flashdisk tersebut di komputer, virus akan berjalan secara otomatis tepat setelah kita membuka flashdisk. Smad-Lock berhasil membuat flashdisk Anda terkunci HANYA untuk file autorun.inf. Jadi, virus tidak akan mampu membuat file autorun.inf di flashdisk Anda, tentunya setelah flashdisk Anda sudah dikunci oleh Smad-Lock Smadav. Untuk mengaktifkan Smad-Lock Anda, harus mengaktifkan SmaRTP Proteksi Smadav terlebih dahulu. Smad-Lock akan aktif dan mengunci flashdisk Anda otomatis setelah Anda mencolok flashdisk. Jadi, kesimpulannya Smad-Lock telah memutuskan jalur penyebaran virus terbesar di Indonesia.

Tidak hanya sampai disini, setelah Smad-Lock mengunci flashdisk Anda. Smad-Lock juga membuat satu folder di flashdisk Anda, Folder itu bernama Smad-Lock (dengan karakter segitiga bagian kiri dan kanan). Folder Smad-Lock ini adalah folder teraman dari infeksi virus. Virus hampir tidak mungkin dapat memasuki dan menginfeksi folder ini dan semua file di dalamnya. Jadi, semua file yang Anda taruh dalam folder ini SANGAT AMAN dari infeksi virus. Tetapi, Anda tidak boleh me-rename nama folder ini sedikitpun. Folder ini sebaiknya hanya diisi dengan file yang dibuka dengan program buatan microsoft, seperti office (berjenis DOC, XLS, PPT, dan semua file office sejenisnya). Tapi sebenarnya Anda juga dapat mengisi file yang bukan berjenis dokumen office, seperti EXE, ZIP, RAR, tapi sebaiknya ketika Anda membuka file tersebut jangan langsung di dalam folder ini, Anda sebaiknya memindahkan file tersebut keluar folder ini terlebih dahulu sebelum membukanya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar